Headline

Banjir Bandang Menghantam Sejumlah Rumah dan Areal Persawahan Warga

Detaksumbar.com– Hujan intensitas tinggi membuat sungai Batang Anai di Nagari Anduriang, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman meluap, Selasa 7 Agustus 2018 dini hari. Derasnya air membuat banjir bandang terjadi dan menghantam sejumlah rumah dan areal persawahan warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, banjir bandang tersebut mengakibatkan dua rumah warga hanyut dan delapan unit lainnya rusak parah. Selain itu, banjir juga menghanyutkan ternak warga dan menyapu lahan persawahan.

“Sedangkan, jembatan Anduriang juga mengalami kerusakan. Pusdalops menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian mungkin pada dini hari. Untuk sementara ada sekitar 12 KK yang terdampak,” ungkap Budi.

Budi menegaskan, kejadian murni karena badan sungai Batang Anai yang memang sejak lama telah melebar. “Jalur air sungai sudah melebar dan berpindah. Karena air besar, alirannya air membentuk jalan sendiri. Jadi bukan salah masyarakat yang tinggal dekat alirannya sungai,” tegasnya.

Untuk mengembalikan bentuk sungai, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak provinsi, yakni Balai ataupun PU. Tujuannya juga membuat bendungan. “Bendungan untuk menjamin aliran tidak menghantam lagi fasilitas umum masyarakat. Kepala Balai telah berjanji untuk menurunkan alat berat. Tim kita masih menunggu,” ucapnya.

Untuk bantuan, katanya BPBD telah mendirikan delapan tenda darurat dan dapur umum. Tenda dibuat untuk tempat pengungsian warga, khususnya untuk warga di dua rumah yang hanyut.