Kesehatan

441 Pasien Terkonfirmasi Covid-19, Bukittinggi Dalam Kategori Zona Orange

Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19 di Aula Pemko Bukittinggi

Bukittinggi – Sudah hampir seluruh kelurahan di tiga (3) Kecamatan Kota Bukittinggi telah terkonfirmasi covid-19. Untuk itu diharapkan agar seluruh warga mematuhi standar protokoler covid-19 agar bisa saling menjaga kesehatan, diantaranya memakai masker, cuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Vera Mayasari, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, saat rapat kordinasi penanggulangan covid-19 dengan seluruh Lurah, Camat serta unsur Forkopimda Kota Bukittinggi, di Aula Pemko Bukittinggi, Selasa kemarin, (29/09).

Dr. Vera Mayasari, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi

“Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Kota Bukittinggi sudah masuk dalam kategori Zona Orange karena semakin bertambah pasien terkonfirmasi covid-19. Ada penambahan kasus warga terkonfirmasi covid-19 sebanyak 25 orang, 24 orang diantaranya adalah warga Kota Bukittinggi dan 1 orang warga Kabupaten Agam,” kata Vera.

Menurut Vera, hal ini bisa disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam rangka mematuhi standar protokoler kesehatan untuk penanggulangan penyebaran virus covid-19.

Lanjut Vera, adapun pasien yang terkonfirmasi covid-19 kota Bukittinggi, saat ini ada yang dirawat di RSSN, di RS. M. Djamil, di RSAM dan di RSUD Padang Panjang. Lalu ada pasien yang isolasi mandiri juga, isolasi Pemda di Pusdiklat Baso. Kemudian ada yang sudah selesai isolasi, positif sembuh dan ada yang meninggal.

Data pasien yang sembuh pada hari ini ada 10 orang. Sehingga berdasarkan data total pasien yang sembuh, sudah ada sebanyak 88 orang pasien sembuh dari total pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 441 orang pasien.

“Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Praktek Kedokteran bahwa rekam medis pasien wajib dirahasiakan. Sehingga yang dapat data pasien hanya saya dan Pak Kadis. Sementara Pak Walikota akan mendapat data langsung dari Dr. Andani melalui saluran telepon aplikasi WA (WhatsApp),” tutup Vera. (rir)