Headline

80 Persen Warga Pariaman Terima Bantuan Jaring Pengaman Sosial Covid-19

Detaksumbar-Pariaman,—-Walikota Pariaman Genius Umar pastikan, hampir semua kepala keluarga (KK) di Kota Pariaman mendapat jaringan pengaman sosial dampak penanganan Covid-19.

“Hari ini bantuan langsung tunai dari Pemprov Sumbar sudah kita kirim permohonan lengkap dengan data terverifikasi penerimanya,”ujar Genius Umar kepada media di Padang, Senin 27/6.

Permohonan Kota Pariaman bagi Pemprov Sumbar yang sebelumnya terganjal soal data dan verifikasi adalah pertama dari 19 kota dan kabupaten wilayah PSBB Sumbar.

“Mantap pak wali, Pariaman pertama masuk pengajuannya, Padang Panjang dalam perjalanan ke Padang,”ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjawab whatsapp Genius Umar sekaligus mengapresiasi kerja cepat nan pro rakyat pemerintahan kota Pariaman.

“Mudah-mudahan besok untuk Pariaman BLT dua bulan sebesar Rp 1,2 juta pe KK sudah terkirim,”ujar Irwan Prayitno lagi di balasan whatsapp dengan Wako Pariaman.

Genius Umar mengatakan pemerintah tidak akan lari dari kesedihan dan kesusahan masyarakatnya.

“Pemerintah baik pusat sampai daerah pasti hadir di tengah kesulitan masyarakat menghadapi wabah pandemi ini,”ujar Genius Umar.

Bahkan di Kota Pariaman 80 persen warganya dipastikan menerima bantuan jaring pengaman sosial Covid-19.

Pendataan dan verifikasi data jajaran Pemko melakukan selama dua hari tidak kenal lelah.

Semangat bagaimana data penerima bantuan jaring pengaman sosial Covid-19 valid, hasilnya siang tadi dipublis Sekdako Fadli yakni 19.530 KK (Kartu Keluarga) dari total 25.486 KK, akan terima bantuan.

“80 persen warga kami bisa menerima bantuan yang sangat dinanti disaat wabah Covid-19 ini,”ujar Sekdako Pariaman, Fadli usai Rapat Finalisasi Penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bertempat di Ruang Rapat Walikota Pariaman, Senin 27/4.

Pada rapat tersebut terlihat hadir Asisten II, Sumiramis dan tim verifikasi data pendataan masyarakat penerima bantuan dampak covid-19, Kadis Kominfo Hendri, Kadis Sosial Afnil, Kepala DPMD Efendi Jamal, Kepala BPKPD, Buyuang Lapau dan tim lainnya.

Sekdako Pariaman, Fadli menjelaskan untuk bantuan dari Pusat dan Provinsi dengan rincian Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 2.220 KK, Sembako sebanyak 1.004 KK, BLT Kemensos 4.800 KK dan BLT Provinsi Sumbar 2.142 KK maka total keseluruhan ada 10.166 KK.

” Sedangkan dari APBD Kota Pariaman dan Dana Desa sebanyak 9.364 KK akan mendapat bantuan bagi masyarakat penerima bantuan dampak Covid-19 di Kota Pariaman,”ungkapnya.

Pemko Pariaman sendiri terus memperhatikan masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan memberikan bantuan berupa sembako maupun uang tunai baik melalui dana desa maupun APBD.

” Kita akan berikan bantuan kepada masing-masing KK tersebut sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan kedepan, bagi masyarakat yang terkena dampak covid-19 terkecuali bagi yang berstatus sebagai ASN, TNI, Polri, Pensiunan, Kades, perangkat desa, keluarga sejahtera “, imbuhnya.

Dari total anggaran yang akan mendapat bantuan bagi masyarakat penerima bantuan dampak Covid-19 di Kota Pariaman 70 persen dari anggaran APBD dan 30 persen dari anggaran dana desa maupun dana kelurahan.

” Untuk kelurahan bagi penerima dampak Covid-19 sebanyak 100 KK dari dana kelurahan sedangkan untuk desa sebanyak 123 KK dibantu menggunakan dana desa dan selebihnya akan dicover dari APBD “, tuturnya.

Bantuan tersebut disalurkan melalui rekening tanpa biaya administarsi. dengan petugas bank langsung jemput bola ke desa-desa masing. (rika/kominfo-prm)

Pariaman selain ASN, aparatur TNI dan Polri termasuk ASN instansi vertikasi, dipastikan kepala keluarga diluar profesi itu semuanya mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan untuk tiga bulan kedepan.

“KK Pariaman hanya 25 ribu lebih, dikeluarkan KK ASN, TNI Polri dan ASN vertikal dengan jaring pengaman sosial semua kepala keluarga di Pariaman memperolehnya baik itu bantuan Pemprov, Pemko, Dana Desa dan Dana Kelurahan serta PKH dan BNPT,”ujar Genius.