Pilkada

Acuhkan Aspirasi, 10 DPC Abaikan DPD PAN Kabupaten Agam

Bukittinggi – Meski telah membuat keputusan bulat, 8 DPC dan Perwakilan dari 2 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Agam terdiri dari 16 DPC PAN yang ada di Kabupaten Agam akan menuntut klarifikasi resmi dari unsur Pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Agam.

Hal ini dilakukan untuk meminta ketegasan dari pimpinan DPD PAN Kabupaten Agam dalam rangka penyelesaian permasalahan internal partai secara organisatoris dan sesuai dengan mekanisme kepartaian.

Pernyataan ini disampaikan Syamsurizal Gope, Ketua DPC PAN Tilatang Kamang, Delfi Ketua DPC PAN Candung dan Darmawangsa Dt. Bijo Dirajo Ketua DPC IV Koto, bersama rekan-rekan DPC PAN Kabupaten Agam lainnya di Restoran Sabana di Kota Bukittinggi, Rabu, (28/10).

“Mengapa hal ini kami sampaikan, karena secara kepartaian kami masih sah dan legal bertindak sebagai pengurus Partai PAN Kabupaten Agam, meski sebelumnya kami 10 DPC telah menyatakan deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Bupati Agam yang tidak diusung oleh Partai PAN Kabupaten Agam,” ujar Gope.

Deklarasi ini diinisiasi dan dideklarasikan tentu ada sebab, diantara persoalan yang cukup mencuat adalah tindakan pengabaian secara sengaja oleh Pimpinan DPD Agam terhadap aspirasi yang disampaikan oleh pengurus DPC Kecamatan.  Semua aspirasi seperti tidak diacuhkan saja oleh unsur pimpinan DPD PAN Kabupaten Agam. Selain itu, beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak DPD PAN Kabupaten Agam kami anggap selalu melenceng dari aturan Angaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Hal ini sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun terakhir dibawah kepemimpinan Ketua DPD PAN Kabupaten Agam, Andri Warman (AWR). Padahal, kami pun berharap saat Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PAN Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan di Bukit Cinangkiak, Kabupaten Solok lalu, akan menemukan solusi dan titik terang terhadap penyelesaian permasalahan ini.

“Namun ternyata tidak ada sama sekali. Jangankan penyelesaian masalah yang kami harapkan, kami yang memiliki hak suara saja dalam Muswil tersebut kembali tidak diacuhkan dan tidak diundang,” ujarnya.

Sementara itu Delfi, Ketua DPC PAN Candung menambahkan bahwa pimpinan DPD tidak pernah mengacuhkan aspirasi pengurus DPC Partai PAN selama dua tahun terakhir ini, maka tidak salah jika anggota dan kader partai juga mengabaikan apapun bentuk kebijakan DPD PAN Kabupaten Agam.

Delfi juga menyampaikan, selama 2 tahun ini tidak ada lagi dilaksanakan program pembinaan-pembinaan dan rapat-rapat periodik kepartaian dan bahkan anggaran kegiatan DPC pun tidak disalurkan lagi.

Sebelumnya, lanjut Delfi, pada hari Selasa, tanggal 6 Oktober 2020, 8 DPC dan Perwakilan 2 DPC PAN dari 16 DPC PAN Kabupaten Agam telah membulatkan tekad dengan menyatakan dukungan terhadap pasangan calon kepala daerah Kabupaten Agam di pilkada tahun 2020, yakni Taslim Dt. Tambogo – Syafrizal yang diusung oleh Partai Gerindra.

Sementara secara resmi, PAN Kabupaten Agam mengusung pasangan Andri Warman-Irwan Fikri di pilkada mendatang. (rir)