Headline

Bawaslu Bukittinggi Terima Laporan Dugaan Oknum Baznas (YR) Ikut Politik Praktis Serta Mobnas BA 1 L Belum Dikembalikan

Warga lapor ke Bawaslu Bukittinggi

Bukittinggi — Diduga ada oknum pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi ikut berpolitik praktis. Selain itu, mobil/kendaraan dinas Walikota Bukittinggi (BA 1 L) belum dikembalikan kepada negara menjadi bahan laporan salah seorang warga di Bawaslu Kota Bukittinggi, pada hari Senin, (05/10).

Young happy, salah seorang warga kota Bukittinggi menyampaikan laporan temuan awal tentang adanya oknum pengurus Baznas Bukittinggi (YR) ikut berpolitik praktis dengan mengkampanyekan salah satu pasangan calon kepala daerah yang tersebar dimedia sosial Facebook.

Selain itu, oknum tersebut juga masuk dalam daftar kepengurusan tim pemenangan calon kepala daerah serta terdaftar sebagai pengurus partai politik di Bukittinggi.

Selan itu, Young Happy juga menyampaikan laporan kepada Bawaslu bahwa hingga saat ini mobil dinas Walikota Bukittinggi (BA 1 L) dan beberapa mobnas lain yang digunakan oleh Ramlan Nurmatias dan keluarga diduga belum diserahkan kembali kepada Negara.

“Padahal Ramlan Nurmatias (Walikota Bukittinggi) ikut kembali mencalonkan diri sebagai calon walikota Bukittinggi di Pilkada tahun ini yang sudah ditetapkan oleh KPU Bukittinggi,* katanya.

Tambah Young Happy, setelah melakukan pantauan beberapa hari di rumah dinas dan di kantor walikota, mobnas tersebut memang tidak ada. Saya menduga mobnas tersebut masih dipakai Ramlan.

Sementara itu, Mona yang didampingi Irwan petugas penerima laporan di Bawaslu Bukittinggi mengatakan laporan tersebut diterima namun belum teregister. Pihak Bawaslu hanya baru menerima dan akan diteliti untuk ditindaklanjuti. “Apabila laporan ini sudah cukup alat bukti maka laporan dapat diregister apabila syarat formil dan materil terpenuhi,” ujarnya.

Kabag Umum Pemko Bukittinggi, Rofie Hendria

Ditempat terpisah, Kepala bagian Umum dan Perlengkapan Pemko Bukittinggi, Rofie Hendria mengaku, “Jadi Pak, Mobil dinas walikota itu ada dua, mobil yang Pajero sedang dipakai oleh Pjs Walikota. Sementara yang Accord sudah 1 Minggu lebih berada di bengkel untuk di cat ulang di sekitar wilayah Gulai Bancah karena ada goresan. Lalu untuk kendaraan Ibu, mobil BA 17 L sudah ditarik dan sekarang ada di pool kita dibawah. (rir)