Headline

Bayi 7 Bulan di Pasuruan Jadi PDP

Detaksumbar-Pasuruan – Seorang bayi perempuan berusia 7 bulan dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan menjalani isolasi di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan. Bayi asal Kecamatan Bangil ini sebelumnya menderita demam hingga sesak nafas.

Selain bayi 7 bulan, RSUD Bangil hari ini melakukan isolasi pada 3 PDP Baru. Masing-masing laki-laki (53) warga Kecamatan Rembang, perempuan (43) warga Kecamatan Tosari dan seorang perempuan (35) warga Kecamatan Lekok.

“Empat PDP Baru ini punya riwayat berbeda,” kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya dalam keterangan persnya, Jumat (17/4/2020).

Anang mengatakan PDP asal Rembang merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Sidoarjo. Perusahaan menggelar rapid test dan dia dinyatakan reactive (positif) rapid test lalu diminta untuk isolasi di RSUD Bangil.

PDP asal Tosari merupakan hasil surveillance petugas puskesmas dan dinas kesehatan yang melakukan tracing terhadap kontak erat. Statusnya reactive (positif) rapid test.

“Sedangkan warga Lekok dan balita dari Bangil yang berstatus PDP baru, awalnya datang ke RSUD Bangil dengan keluhan demam, flu berat disertai sesak nafas,” terang Anang.

“Para PDP ini akan terus dipantau sampai hasil swab mereka keluar,” imbuhnya.

Dengan tambahan 4 orang ini, data akumulasi PDP di Kabupaten Pasuruan mencapai 36 orang. 21 orang dinyatakan negatif swab sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, 11 menjalani isolasi di RSUD Bangil, 1 isolasi mandiri dan 3 meninggal dunia.

Pasien postif COVID-19 tetap 10 orang yang berasal dari Kecamatan Bangil, Beji, Gempol, Grati, Kraton, Lumbang, Prigen, Purwodadi, Puspo dan Rembang. Sementara ODP mencapai 155 orang. (*)