Headline

Berkunjung ke Padang, Hupmas KPU RI Minta Semua Divisi Bersinergi

DetakSumbar.com – Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI Nur Syarifah mengajak semua pimpinan beserta staf sekretariat KPU Kota Padang untuk mempersiapkan energi, baik energi secara lahir maupun batin dalam menghadapi setiap tahapan Pilwako Padang tahun 2018.

“Pimpinan harus bisa mengatur menajemen waktu sebaik-baiknya agar semua tahapan yang telah direncanakan bisa dilaksanakan secara maksimal. Semua elemen yang ada di KPU Kota Padang harus ‘saiyo sakato’ dalam tindakan dan pikiran agar proses bisa dipertanggungjawabkan,” ajakya dalam kunjungan kerjanya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang
pada hari Jumat (29/12/2017).

Ia menambahkan, setiap divisi harus solid dan saling lengkap-melengkapi untuk menyukseskan Pilwako Padang ini, jangan ada yang jalan sendiri dan kerja sendiri.

“Misalnya divisi teknis. Divisi teknis ini lah yang menyiapkan segala sesuatu tentang siapa yang akan mendaftar untuk maju menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota. Sementara jika nanti misalnya ada gugatan dari pasangan calon kepada lembaga KPU Kota Padang, maka disanalah peran divisi hukum untuk menghadapi gugatan itu,” jelas Nur Syarifah.

Lalu ia melanjutkan jika divisi program dan data telah menyiapkan data pemilih, maka tugas selanjutnya akan dilanjutkan oleh divisi sosialisasi untuk mengabarkan dan menyosialisasikan ke masyarakat, dan semua itu juga tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari divisi logistik.

Ia menyebutkan, setiap orang yang bekerja di KPU adalah agenya pemilu. Jadi sudah seharusnya semua pegawai yang bekerja di KPU untuk tau semua tahapan penyelenggaraan pemilihan.

“Jangan sampai tidak tau jika nanti ada orang yang bertanya kepada kita mengenai tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang tahun 2018,” serunya.

Kemudian dia juga mengapresiasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Padang yang sangat memadai. “Jika dibanding dengan kabupaten/kota yang lain, RPP KPU Kota Padang sangat memadai. Bangunan dan ruanganya cukup memadai, memiliki pustaka juga, serta alat peraga pemilihan umum juga terlihat lengkap, data-data statistis tiap-tiap pemilu juga terlihat cukup jelas,” ungkapya.

Dia berharap RPP tidak jadikan ruang mati, melainkan sebagai ruangan diskusi. Ia juga berharap KPU Padang merangkul instansi lain untuk berdiskusi di RPP, sehingga tanpa disadari mereka akan menjadi agen pemilu.[Media Center KPU Kota Padang]