Parlemen

BKSP DPD RI Harapkan Kerja Sama Ekonomi dan Multilateralisme Terus Diperkuat

Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris pada Pemilu Presiden Amerika Serikat yang diselenggarakan pada tanggal 3 Novemver 2020 yang lalu. Pada hari Minggu kemarin (8/11/2020) calon Partai Demokrat, Joe Biden dan Senator Kamala Harris dinyatakan unggul melalui proyeksi perhitungan suara di negara-negara bagian yang belum selesai melakukan penghitungan pada tingkat TPS yaitu Pennsylvania, Georgia, dan Nevada, sehingga sulit untuk dikejar oleh petahana dari Partai Republik, pasangan capres Donald J. Trump dan Mike Pence.

“Atas nama pribadi, dan BKSP DPD RI, saya menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Joe Biden dan Senator Kamala Harris. Kami berharap kerja sama di bidang demokrasi, multilateralisme dan ekonomi dapat terus diperkuat, juga di bidang kerja sama antar parlemen,” kata Gusti Farid Hasan Aman, Ketua BKSP DPD RI.

Joe Biden dan Kamala Harris mendapat 290 dari 538 kursi electoral (electoral college), melebihi anggka minimal 270 untuk dinyatakan sebagai pemenang. Apabila tidak ada sengketa hukum pemilu yang serius, maka Perwakilan 538 electoral college dijadwalkan berkumpul di Washington D.C. pada tanggal 12 Desember 2020 untuk seremoni penyampaian hasil pilpres di masing-masing negara bagian dan menetapkan Joe Biden dan Kamala Harris sebagai Presiden dan Wakila Presiden America Serikat, yang akan mulai bertugas pada 20 Januari 2021 yang akan datang.

“Inisiatif-inisiatif kerja sama ekonomi yang ada dan saling menguntungkan kedua pihak perlu dipertahakan, ekspor Indonesia semoga dapat terus diberikan kemudahan untuk bersaing di pasar Amerika Serikat.” Kata Dr. Richard Hamonangan Pasaribu, Wakil Ketua BKSP DPD RI.

Indonesia merupakan terbesar di Asia Tenggara sehingga dipandang sebagai pemimpin alamiah ASEAN di bidang ekonomi, militer dan social-budaya, sedangkan Amerika Serikat merupakan kekuatan ekonomi yang menguasai 25 persen GDP dunia.

Di sektor kerja sama multilateralisme, BKSP DPD RI berharap, pemerintahan Joe Biden dapat memperkuat kerja sama multilateralisme yang terkesan tertutup oleh dinamika perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok maupun isu-isu proteksionisme maupun kebangkitan “white-supremacist.”

“Multilateralisme sebagai arena berbagai negara membahas kepentingan bersama harus terus dimajukan. Perubahan iklim, pandemi, saling pengertian antar budaya dan peradaban, dialog generasi muda, dan lain-lain semoga diperkuat kembali, karena Amerika Serikat adalah pemain utama dalam hubungan internasional,” kata Tubagus H. Ridho Azhari, Wakil Ketua BKSP DPD RI.

Senada dengan hal itu, BKSP DPD RI juga menyoroti terpilihnya Senator Kamala Harris sebagai wakil presiden pertama Amerika Serikat sejak kemerdekaan negara itu pada tahun 1776.

“Kemenangan Senator Kamala Harris sangat historis, dan membuktikan strategi memasang Joe Biden dengan beliau mampu menarik pemilih yang lebih banyak. Selain itu beliua juga representasi dari warga kulit hitam, berdarah keturunan Asia, dan juga berlatar keluarga imigran, jadi kemenangan ini memberikan wajah Amerika yang lain kepada dunia,” kata Wa Ode Rabia Al Adawiya, Wakil Ketua BKSP DPD RI.

Joe Biden dan Senator Kamala Harris diperkirakan memperoleh rekor sekira 75 juta suara atau 5 juta suara yang pernah diraih oleh pasangan Obama dan Joe Biden pada Pemilu 2008 yang lalu. Ini menunjukkan bahwa pemilu 2020 sangat antusias diikuti oleh para pemilih dan istem demokrasi diperlukan dalam mengurai dan mencari solusi berbagai kehidupan bernegara.

“Amerika Serikat dan Indonesia merupakan dua negara demokrasi terbesar di dunia telah menunjukkan bahwa demokrasi, dengan segala teknis permasalahannya, dapat menjadi instrument untuk menjembatani dan mendialogka berbagai kepentingan berbeda di dalam masyarakat,” kata Gusti Farid Hasan Aman, mengakhiri pernyataan pers BKSP DPD RI.