Opini

Butuh Persamaan Visi Wujudkan Bukittinggi Sebagai Kota Masa Depan Bagi Warga

M. Fadhli, Pelaku Usaha di Kota Bukittinggi

Membahas potensi kota Bukittinggi saat ini dan masa akan datang, tentu tidak lepas dari aspek kebutuhan masyarakat terkini, aspek alam yang indah dan sejuk, aspek warisan sejarah dan budaya serta letak kotanya yang strategis. Diantara semua aspek ini, kota Bukittinggi memiliki potensi atau nilai yang sangat tinggi jika masyarakat dan pemerintah kota memiliki persamaan visi untuk mewujudkan kemajuan kotanya.

Dengan kata lain, sama-sama memiliki buah pemikiran untuk mengembangkan potensi kota hingga jangka waktu 50 tahun atau bahkan 100 tahun ke depan. Terkesan muluk-muluk, namun potensi itu ada di kota Bukittinggi.

Artinya untuk dimasa akan datang, masyarakat dan pemerintah tidak hanya sebatas memikirkan pengembangan potensi kota dalam jangka waktu 5 tahun saja namun harus sampai ke tahap pemikiran dan visi dimana kota Bukittinggi sebagai tempat yang nyaman untuk berkarya bagi warganya terutama.

Kota masa depan merupakan gambaran sebuah lingkungan dan suasana kota yang nyaman sebagai tempat tinggal dan sekaligus sebagai tempat untuk beraktifitas yang dilihat dari berbagai variabel baik fisik maupun non-fisik

Merujuk dari sejarah, kota Bukittinggi tidak lepas dari kegiatan perekonomian dan pendidikan. Aspek yang cocok untuk pengembangan kota Bukittinggi adalah fokus pada sektor ekonomi kerakyatan dan pendidikan. Sehingga sumber daya manusia (SDM) baik masyarakat dan pemerintah kota Bukittinggi memiliki dasar keimanan, ketaqwaan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Harapannya, ketika SDM kota Bukittinggi memiliki dasar keimanan, ketaqwaan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, maka pengelolaan dan pengembangan kota dikerjakan oleh putra-putri asli daerah yang sesuai dengan keahlian. Sehingga muncul “Orang Yang Tepat Melakukan Pekerjaan Yang Tepat”.

Sisi lain, keunggulan orang minangkabau terkenal dengan budaya merantau. Bukan berarti budaya merantau itu tidak bagus untuk mewujudkan masa depan yang cerah bagi penduduk. Tapi terhadap kemajuan dan pembangunan kota sendiri, budaya merantau menyisakan masalah dalam hal ketersediaan SDM. Karena pada akhirnya Bukittinggi membutuhkan SDM yang unggul untuk lebih terlibat secara langsung mewujudkan kemajuan kota.

Sepatutnya Bukittinggi tidak lagi hanya menjadi kota nostalgia bagi para perantau akibat masyarakatnya banyak yang ingin merantau. Tetapi bagaimana menciptakan kota Bukittinggi memiliki tempat bertumpu atau kota yang memiliki harapan masa depan yang lebih luas bagi penduduknya.

Selain itu, kota Bukittinggi tidak lagi hanya dikenal sebagai kota wisata, kota yang memiliki objek wisata yang indah atau sebagai kota tempat pelepasan lelah, tapi bagaimana mewujudkan kota yang nyaman bagi penduduknya dan menyediakan kemungkinan lebih besar untuk bisa hidup dan menikmati hidup hingga akhir hayat.

Memang peningkatan jumlah penduduk dan lahan terbatas menjadi persoalan bagi kota. Selain itu, kota juga tidak lepas dari permasalahan permukiman, transportasi, penyediaan fasilitas publik, hingga lapangan pekerjaan.

Namun apakah ini bisa terwujud? Tentu bisa, tetapi tidak mudah, butuh proses dan memiliki persamaan visi untuk mewujudkannya. Butuh banyak hal yang harus disediakan oleh pemerintah kota untuk mengakomodir itu semua agar masyarakat bisa dan mau bertahan hidup lama dan nyaman di kota Bukittinggi.

Kapan lagi kita bisa bangga menikmati kemajuan kota kita sendiri yang dinilai setara bagusnya dengan kota-kota lain?

Penulis; M. Fadhli Rambuti (Pelaku Usaha di Kota Bukittinggi)