Headline

Diduga Memakai Sertifikat “bodong” Pemilihan Ketua HIPMI Sumbar, Tim Pemenangan Fadly Amran Menempuh Jalur Hukum

DETAKSUMBAR.COM- Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat tidak berjalan dengan lancar. Kegiatan Musda akhirnya di hentikan pada pukul 23.45 WIB, Selasa 3 September 2017.

Diduga kericuhan terjadi saat berjalannya musda, dikarenakan, salah seorang calon ketua HIPMI Sumbar melakukan kecurangan. Karena, ada indikasi tidak absahnya sertifikat Diklatda yang dimilik oleh salah seorang calon ketua Iqra Chisa Putra.

Dalam Pertemuan Musda tersebut terjadi saling interupsi dari peserta “Benar, suasana musda BPD HIPMI Sumbar sangat panas. Karena, ada dugaan indikasi dari salah satu calon punya sertifikat Diklatda yang tidak sah,”kata Irvan Amran Ketua BPC HIPMI Kota Padang, kepada Detaksumbar.com, Rabu 4 Oktober 2017.

Irvan mengatakan, peserta sidang menyepakati untuk dilakukannya verifikasi syarat-syarat calon ketua BPD HIPMI Sumbar kembali. Karena, harus ada pembuktian dari sertifikat Diklatda yang dimiliki oleh calon ketua tersebut.

“Hampir seluruh Peserta sidang menyepakati di lakukannya verifikasi untuk pembuktian kebenaran dari sertifikat yang di anggap tidak sah tersebut tetapi pimpinan sidang selalu meulur ulur waktu sampai terjadinya pro kontra soal keapsahan sertifikat tersebut,”ujar irvan.

Sedangkan Ketua panitia Diklatda Padang Besi pada deklada tanggal 17 oktober 2015, Megri Fernando juga mempertayakan terkait sertifikat yang dimiliki oleh Iqra Chisa tersebut. karena menurutnya pada acara Deklada tersebut tidak ada nama iqra Chisa dalam absen maupun dalam acara diklad tersebut.

Irvan juga mengatakan ada indikasi bahwasanya ada penyusup yang ingin mengacaukan jalannya rapat pada malam itu. Seharusnya menurut Irvan , pihak panitia harus mensterilkan tempat itu hingga berakhirnya acara.

“Rapat diskorsing hingga waktu yang tidak ditentukan. Namun, ini akan di koordinasikan dengan BPP. Dan menurut saya, dengan adanya indikasi seperti ini, kalau itu memang benar maka Iqra menyalahi ADART HIPMI di lampiran empat tentang syarat-syarat Ketua BPD HIPMI,” kata Irvan.

Untuk langkah berikutnya ketua BPC HIPMI Padang, Irvan Amran bersama Tim Pemenangan Fadly Amran sebagai salah satu calon ketua umum HIPMI Sumbar akan melalukan langkah hukum terkait sertifikat bodong tersebut. (*)