Headline

Diduga Menelan Sabu, diduga Pengedar Sabu Meninggal Dunia

 

Detaksumbar.com- Diduga menelan narkotika jenis sabu, S (40) yang diduga pengedar narkotika jenis sabu meninggal dunia di Rumah Sakit Prof. M. A. Hanafiah Batusangkar.

Dari informasi yang dihimpun, berawal dari jajaran Satresnarkoba Polres Tanah Datar menangkap tersangka A (38) di Jorong Sijangek, Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Jumat 14 September 2018 pukul 02.15 WIB.

Saat melakukan penggeledahan badan tidak ditemukan barang bukti di badan A, selanjutnya petugas menggeledah disekitar A, saat itu ditemukan 8 paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening.

Dari pengembangan penangkapan tersangka A, ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari S. Kemudian petugas segera menuju rumah S dan menggeledah rumahnya. Dari penggeledahan di rumah S ditemukan 1 paket kecil didalam kamar dan 1 paket sedang dalam sepatu dan 1 buah timbangan digital.

Pada saat hendak dibawa ke Mapolres Tanah Datar, S mengeluhkan sakit di bagian perutnya, kemudian segera dibawa petugas polisi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas mengatakan sebelum dilakukan pengrebekan, tersangka sudah menelan dua bungkus sabu paket sedang seberat lebih kurang 5 gram.

“Mengetahui tersangka kesakitan akibat menelan barang bukti, petugas langsung membawa tersangka ke rumah sakit. Sempat kejang-kejang sebelum meninggal akibat overdosis. Tersangka sempat diborgol, pada saat itu ia mengaku sakit perut karena telah menelan dua paket sedang sabu,” katanya Jumat 14 September 2018.

“Jika terbukti, tersangka A akan dijerat dengan pasal UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya.

Meski begitu, Bayuaji memastikan kasus ini, masih dalam tahap pengembangan, menyelidiki apakah S memiliki jaringan lain. Dan termasuk, dari mana barang haram itu ia dapatkan.