Headline

Febby Dt Bangso: Statment Ketua DPD Partai Gerindra Nasrul Abit kemarin itu, Biar Saya Jawab dengan Tersenyum Saja

DETAKSUMBAR.COM,PADANG—Ada kejadian menarik beberapa jam pasca dideklarasikannya Pasangan Andre Rosiade-Maidestal Hari Mahesa (ASA) senin kemarin.

Yakni statment Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar yang juga Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di berbagai media, Nasrul menegaskan deklarasi ASA jangan bawa-bawa Partai Gerindra.

Menilai statment bantahan Nasrul Abit itu, inisiator Poros Tengah, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso tersenyum saja.

“Saya tidak mau berpolemik soal statment Ketua DPD Partau Gerindra Pak Nasrul Abit kemarin itu, biar saya jawab dengan tersenyum saja,”ujar Febby, Rabu 23/8 di Jakarta.

Menurut Febby, PKB mensupor dan menggagas Koalisi Poros Tengah dengan mengusung Andre-Mahesa sudah melalui kajian.

“Publik Padang hanya tahu calon Wako Padang itu Mahyeldi dan Emzalmi, adanya Andre-Mahesa ini menjadi pilihan baru, dan duanya adalah politisi muda potensial. Maidestal Ketua DPC PPP, anggota DPRD Padang tiga periode, lalu Andre Rosiade elite DPP Gerindra yang punya garis koordinasi langsung dengan uda Fadli Zon (Waketum) dan mas Ahmad Muzani (Sekjend), Andre mantan juru bicara Prabowo-Hatta saat Pilpres lalu, apa lagi mau diragukan soal kekentalan kader Andre di Gerindra,”ujar Febby.

Dan ingat kata Febby, dekalarasi kemarin itu adalah komitmen politik dan moral dari dua anak muda untuk maju di Pilkada Padang 218.

“Deklarasi Andre-Mahesa disaksikan empat Parpol, PKB, PPP, Demokrat dan Gerindra, soal maju masih jauh dan banyak proses apalagi masa pendaftaran Januari tahun depan, jadi jangan alergi menyikapi pasangan ASA inilah,”ujarnya.

Terus kata Febby, deklarasi ASA jangan bawa-bawa Parpol, seperti kata Nasrul Abit sore usai deklarasi di berbagai media on-line di Padang.

“Ah, bagaimana tak bawa Parpol toh yang dideklarasikan dua kader Parpol, PPP dan Gerindra, Andre Rosiade itu kadernya lebih senior dari Nasrul Abit, lalu Andre beritahu kalau dia deklarasi sudah meminta izin kepada uda Fadli Zon, Andre dengan Gerindra tidak mungkin dipisahkan lah,”ujarnya.

Menurut Febby soal Pasangan ASA tidak perlu dipolemikan lagi, proses masih panjang, saat ini dirinya akan melakukan roadshow ke berbagai Parpol di Pusat untuk menawarkan ASA ke elite Parpol di Jakarta ini.

“Kita semua tahu proses pencalonan kepala daerah tidak domainnya pengurus cabang atau ketua provinsi tapi DPP masing-masing Parpol, kalau cabang atau daerah maupun wilayah usulkan si A, DPP putuskan si B daerah bisa apa, Pilkada 2018 sudah yang kedua kita lalui sebelumnya 2015,”ujar Febby.

Andre Rosiade dikonfirmasi terkait statment Ketua DPD Partai Gerindra hanya menjawab, biarkanlah.

“Biarkan sajalah, saya ini kader apa yang diperintah senior dan pengurus saya manut saja kok, sekarang saya konsen dulu pergi naik haji ke Makkah, dan lupakan dulu hiruk pikuk politik pencalonan, saya pilih khusuk ibadah saja bang,”ujar Andre yang hari ini dijadwalkan takeboff ke Arab Saudi. (*)