Headline

Harga Beras di Sumbar Mengalami Kenaikan

Detaksumbar.com- Harga beras di Sumbar mengalami kenaikan sejak bulan kemarin (Oktober). Di Pasar Raya Padang harga beras rata-rata naik Rp2 ribu hingga Rp3 ribu pergantang (1 gantang setara dengan ukuran 1,4-1,5 kg).

Beras IR 42 atau yang biasa disebut sebagai ‘beras Padang’ dijual dengan harga Rp 21 ribu per gantang, naik dari harga normalnya Rp 19 ribu per gantang. Beras medium Solok dijual dengan harga Rp23 ribu pergantang, naik dibanding bulan lalu seharga Rp 21 ribu per gantang. Sementara beras premium jenis Solok Sokan dijual dengan harga Rp25 ribu pergantang. Padahal satu bulan lalu harga jual beras jenis ini masih bertahan di angka Rp23 ribu pergantang.

Menanggapi kenaikan itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumatera mengatakan, pengaruh hujan yang secara terus menerus belakangan ini menyebabkan di beberapa daerah yang telah panen tidak bisa melakukan penggilingan alias heler tidak berfungsi.

“Penyebab lain karena gabah belum ada yang kering, secara otomatis tidak ada proses penggilingan,” ujarnya, Selasa 13 November 2018.

Dijelaskannya, daerah yang memasuki masa panen di Kabupaten Pasaman dan sebagian wilayah di Kabupaten Pesisir Kabupaten Padangpariaman dan Pesisir Selatan.

“Tidak ada gagal panen, helel saja belum berfungsi,” jelasnya.

Disampaikannya, Mudah-mudahan kedepan ada kesempatan petani untuk mengerikan padi sehingga proses penggilingan berjalan dan harga segera terkendali.

Untuk diketahui Pemprov Sumbar menargetkan produksi padi tahun ini mencapai 3 juta ton. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar sebagai pelaksana mengklaim target tersebut akan tercapai karena adanya cetak sawah baru seluas 500 hektare.