Budaya

Indre dan Salma Akan Harumkan Nama Provinsi Sumbar diajang Duta Bahasa Nasional 2020

Indre Wanof dan Salma Kemala

Bukittinggi – Tahukah anda, bahwa ada dua orang muda, putra putri terbaik minangkabau yang telah terpilih sebagai Duta Bahasa Sumatera Barat di bulan Agustus Tahun 2020 yang nantinya juga akan mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat di ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional di bulan Oktober Tahun 2020?

Mereka adalah Indre Wanof (23), kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, lulusan Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Kediri, Jawa Timur dan Salma Kemala (21), kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, Mahasiswi Fakultas Hukum Internasional, Universitas Negeri Riau, Pekanbaru, Riau.

Duta Bahasa adalah ajang pemilihan perwakilan putra putri terbaik tingkat daerah/provinsi yang menguasai budaya daerah serta bahasa Indonesia yang telah berlangsung sejak tahun 2006 yang sebelumnya telah diikuti oleh ratusan pasangan putra putri terbaik dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, ajang pemilihan bergensi Duta Bahasa ini berada dibawah naungan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat bersinergi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia.

“Kami (Indre dan Salma) akan kembali berjuang untuk meraih peringkat terbaik di ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional pada bulan Oktober tahun 2020. Tidak hanya menguasai tentang masalah adat, budaya dan kemampuan bahasa, namun dalam ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional juga dituntut kepiawaian, bakat pribadi kontestan untuk membuat program kerja agar masyarakat Indonesia bisa menggunakan bahasa dan sastra Indonesia dengan baik dan benar sehingga bisa diterapkan secara berkesinambungan,” ujar Indre.

Lanjut Indre, pada hari Selasa, (15/09), dalam program kerja yang telah dirancang diantaranya adalah membuat aplikasi game agar anak-anak Indonesia dapat mencintai bahasa Indonesia. Dalam program tersebut ada berbagai macam fitur yang memudahkan pengguna memakai bahasa, literasi dan sastra Indonesia sekaligus memakai icon muda-mudi dengan pakaian adat asal minangkabau, Sumatera Barat.

Selain itu menurut Salma, mengapa hal itu kita buat karena menyesuaikan situasi saat ini yang sedang memakai sistem belajar mengajar jarak jauh akibat pandemi virus covid-19. Sehingga program aplikasi game ini bisa digunakan oleh para guru dan murid selama belajar dirumah.

“Mohon doa serta dukungan dari masyarakat Sumatera Barat agar kita bisa menjadi yang terbaik dalam ajang Duta Bahasa Nasional nanti. ‘Cadiak babahaso basamo mangko manjadi’ itulah salah satu selogan yang selalu kita ucapkan selaku Pasangan Duta Bahasa Provinsi Sumatera Barat, Indre Wanof dan Salma Kemala,” kata Salma.

Sementara itu, Dedi, Ketua Dewan Kesenian Kota Bukittinggi mengatakan bahwa sangat bangga dengan dua orang pemuda-pemudi minangkabau ini. Saya selaku pembimbing, akan membantu semaksimal mungkin untuk bekal mereka dalam menghadapi ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional tahun ini. Adapun pembekalan yang akan kita berikan diantaranya tentang filosofi pemahaman budaya, adat, literasi serta kemampuan berbahasa Indonesia.

“Harapannya kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten/kota Sumatera Barat dapat memberikan doa yang terbaik serta dukungan agar adik-adik kita ini semangat untuk menjadi yang terbaik di ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional tahun 2020,” tutup Dedi. (rir)