Headline

Kaget, Hitungan Hari Kajari Bukittinggi Akan Mutasi Ke Jakarta

Bukittinggi – Tidak lama lagi, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Ferry Taslim, SH. M.Hum, M.SI, DT. Toembidjo putra Kapau ini akan menjabat sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Jaksa Agung Muda, Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

Kabar Mutasi Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi ini cukup membuat beberapa pegawai di Kejari Bukittinggi kaget atas informasi tersebut. Salah satunya seorang Kepala Seksi (yang tidak mau disebut namanya) di Kejari Bukittinggi merasa kaget atas informasi mutasi Kepala Kejaksaan Bukittinggi, Bapak Ferry Taslim. Menurutnya, “Baru sekitar 1,5 tahun, biasanya 2 – 2,5 tahun menjabat baru mutasi. Mungkin ini karena prestasi beliau sebagai Jaksa yang berkarir di kampung halaman yang mencetuskan program Jaksa Masuk Balai Adat dan dikenal juga sebagai Jaksa Ninik Mamak.” Jumat, (05/06).

Tambahnya, Justru sebenarnya saya yang berharap untuk mutasi tapi ternyata beliau. Bapak Ferry Taslim juga adalah seorang Ninik mamak dengan bergelar Datuk. Sosok yang ketika berbicara penuh humor segar serta jenaka sehingga tidak ada orang yang tidak suka akan kehadirannya dan membuat siapapun jadi terhibur.

Ferry Taslim, SH. M.Hum, M.SI, DT. Toembidjo adalah putra Kapau yang terlahir di Jorong Padang Cantiang, pada tanggal 26 February 1969 silam merupakan putera pertama dari tiga bersaudara dari pasangan H. Taslim Alwi St. Marajo (Alm) dan Hj. Azizah.

Hal senada juga dikatakan oleh Ferry, diruang kerjanya bahwa informasi tentang mutasi ini, kata Ferry, sejak tanggal 29 Mei 2020 berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: Kep-IV-358/C/05/2020 akan menjabat sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Jaksa Agung Muda, Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

“Nanti kita akan Sertijab pada tanggal 19 Juni 2020 di Kejati Sumbar bersamaan dengan Kajari Pasaman yang akan pindah ke Kejari Kabupaten Probolinggo, Kajari Pariaman akan menjabat Asintel di Maluku Utara, Kajari Sawahlunto menjabat Kajari Ponorogo, lalu Asbin Kejati Sumbar menjabat Kabid perencanaan di Kejagung RI. Selain itu, sebelumnya sudah dilantik duluan Wakajati Sumbar menjabat menjadi Karo Umum di Kejagung RI,” kata Ferry.

Berkarir didunia penegakan hukum sejak tahun 1994, Ferry Taslim telah melanglang buana ke beberapa daerah di RI, dimulai sebagai PNS di Kejaksaan Tinggi Sumbar melanjutkan sekolah Jaksa tahun 97/98 dan penempatan pertama di Kejari Padang sebagai Jaksa Penuntut Umum.

Debutnya sebagai Jaksa karir fungsional, waktu itu cukup bagus dengan promosi memegang jabatan Kasi Intelijen di Kejari Lubuk Sikaping sebagai Kasi termuda di eranya dan hanya bertugas selama 3 bulan saja, beliau dinyatakan lulus test menyisihkan kurang lebih 13 orang peserta dari Sumbar waktu itu untuk mengikuti beasiswa tugas belajar ke UGM tahun 1999 program pascasarjana ilmu hukum.

Bakat memimpin juga sudah mulai terlihat ketika jadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Andalas (UNAND) Padang. Di tahun pertama kuliah dipercaya menjadi Ketua Ikatan Pemuda Pemudi Kapau (IPPK) dan Mahasiswa Kapau di Padang sejak tahun 1988-1992.

Ferry Taslim dipercayakan Pimpinan Kejaksaan Agung RI untuk memimpin Kejaksaan Negeri Bukittinggi terhitung sejak tanggal 10 Januari 2019.

Menurutnya, “Melalui program-program yang telah digagas, adalah dalam rangka merubah mindset dan paradigma/stigma lama bahwa kejaksaan bukanlah institusi yang angker bagi masyarakat dan tak perlu ditakuti juga oleh pejabat aparatur pemerintah, dengan melaunching program Konsultasi Hukum Gratis buat Masyarakat, Jaksa Masuk Balai Adat (JAMBA) Jaksa Masuk Pasar (JAMSAR), Jaksa Menyapa di RRI (JAMPARRI), Jaksa Masuk Sekolah/Kampus/Pesantren (JAMILAH/JAMPUS/JAMTREN).

Tahun ini, ujarnya, kita menambah program inovasi baru JAMMATA (Jaksa Masuk Majelis Ta’lim) & STARBUK JAM GADANG (Siap anTAR Barang Bukti Gratis Jaksa Melayani Masyarakat Ga perlu daTang) sebagai bentuk nyata keinginan besar bahwa Jaksa adalah mitra masyarakat.

Berdasarkan keputusan Kajagung RI, Kepala Subdirektorat Penyelenggaraan Pemerintahan pada Direktorat Tata Usaha Negara, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI akan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

“Semoga program yang telah di gagas sebelumnya dapat dilanjutkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi yang baru oleh Bapak Sukardi. SH, MH,” tutup Ferry. (Rizky)