Headline

Kapolres Bukittinggi: Netralitas Polri Harga Mati dan Masyarakat Hindari Konflik Masa Pilkada

Upacara Pisah Sambut Kapolres Bukittinggi

Bukittinggi – Saat gelar upacara pisah sambut, dalam amanatnya Kapolres Bukittinggi yang baru AKBP. Dody Prawiranegara, SH, SIK, MH menyampaikan agar seluruh anggota Polri menjaga netralitas dalam masa jelang pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Netralitas adalah harga mati bagi seluruh Anggota dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri. Jangan coba-coba bermain politik praktis atau ikut terlibat secara langsung atau tidak langsung berpihak kepada calon kepala daerah yang akan berakibat merugikan nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Bukittinggi,” tegas mantan Kapolres Kepulauan Mentawai.

Upacara pisah sambut Kapolres Bukittinggi, berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bukittinggi, yang diikuti dengan serangkaian acara serah terima laporan kerja Kapolres Bukittinggi dari AKBP. Iman Pribadi Santoso, S.IK, MH kepada AKBP. Dody Prawiranegara, SH, S.IK, MH, pada hari Senin, (01/09).

Selain itu, usai upacara perpisahan Kapolres menambahkan, kita sama-sama mengetahui bahwa sebentar lagi di Bukittinggi akan berlangsung pesta demokrasi (pilkada) pada bulan Desember. Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari konflik horizontal dan vertikal agar Kota Bukittinggi tetap dalam suasana yang kondusif di jelang dan pasca masa pilkada.

Sebelumnya Kapolres Bukittinggi AKBP. Dodi Prawiranegara, SH, SIK, MH, disambut dengan tari Pasambahan dari Saayun Salangkah Bukittinggi dan dilanjutkan Kapolres Bukittinggi yang baru menerima penghormatan pasukan jajar hormat serta melewati gerbang pedang pora yang diikuti oleh Kapolres yang lama.

Untuk selanjutnya, AKBP. Iman Pribadi Santoso, SIK. MH menjabat sebagai Kasi. Invidrek Subdit Jemenopsprek Sitkamsel Korlantas di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. (rir)