Headline

Ketua KPU Sumbar, Amnasmen Laporkan Pemilik akun Facebook Atas Nama “RS” ke Mapolda Sumbar

Detaksumbar- Padang-Sekitar jam 10.00 siang, Ketua KPU Sumbar Amnasmen didampingi pengacaranya Aermadepa, dan tim datang ke Mapolda Sumbar.

Lalu melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di lantai dasar gedung Mapolda Sumbar itu. Lalu, sekitar 25 menit melapor ke SPKT, Amnasmen bersama tim pengacaranya kemudian memasuki ruang pemeriksaan yang ada di lantai 4.

Sementara sopir Ketua KPU Sumbar, Mon, menyebutkan datang ke Mapolda Sumbar itu ada dua mobil

“Mobil pertama yakni mobil dinas Ketua KPU Sumbar yang diisi Amnasmen, pengacara Aermadepa dan saya. Sedang satu mobil lain yang juga tim pengacara Amnasmen berasal dari Kota Padang,” sebut Mon.

Dia menyampaikan, ada yang berubah di pos check point Lubuk Paraku saat melewati pos tersebut sekitar jam 07.46 dari arah Solok menuju Kota Padang.

“Bila sebelumnya pemeriksaan di check point PSBB Lubuk Paraku itu terlihat ketat, dimana setiap orang yang akan masuk Kota Padang harus jalani pemeriksaan suhu tubuh dan juga KTP,” kata Mon.

Namun, jelasnya, pasca terjadi
perdebatan hebat antara Ketua KPU Sumbar Amnasmen dengan petugas check point “RS” pada Rabu lalu terkait KTP Padang, terlihat pemeriksaan di check point itu terlihat mulai longgar.

“Kalau pemeriksaan suhu tubuh dengan gun thermal tetap ada, namun untuk pemeriksaan saat saya lewat di pos itu tidak ada,” kata Mon.

Semantara Penasehat Hukum, Aermadefa mengatakan, kami melaporkan postingan Facebook oknum petugas posko COVID-19 Lubuk Peraku atas nama RS.

“Dalam postingan tersebut, ada KTP dan tiga buah video, itu yang kami laporkan. Sebagaimana diatur dalam Undang-undang ITE, itu ada mengandung unsur pencemaran nama baik yang diatur dalam pasal 27 ayat 3, dan penyampaian identitas yang seharusnya dilindungi tanpa persetujuan yang bersangkutan,” katanya di Mapolda Sumbar, Sabtu (16/5/2020).

Aermadefa menambahkan, pihaknya tidak mempersoalkan insiden yang terjadi di Posko COVID-19 tersebut. “Kami hanya fokus pada postingan Facebook. Bukan pada tidak selesai atau selesainya, kami tidak mempersoalkan,” ujarnya.

Aermadefa melanjutkan, proses saat ini baru sebatas pengaduan karena hari ini hari Sabtu. “Hari Senin nanti baru diteruskan ke Ditreskrimsus, baru nanti ada prosesnya, udah laporan sifatnya,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amnasmen mengungkapkan, dari postingan Facebook atas nama RS tersebut, dirinya merasa yang bersangkutan menyalahgunakan KTP yang saya tinggalkan dan juga rekaman tersebut untuk kepentingan pribadinya di Facebook.

“Saya merasa yang bersangkutan dengan sengaja menyerang kehormatan saya,” katanya , Jumat (15/5/2020) kemarin.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu membenarkan laporan Ketua KPU Sumbar ke Mapolda Sumbar. “Kita sudah terima laporannya, tentu akan kita proses lebih lanjut,” katanya saat dihubungi.(*)