Headline

Mahyeldi Sampaikan Keutamaan Ibadah Ramadan

Detaksumbar.com- Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menjelaskan perintah kewajiban berpuasa di bulan Ramadan sesuai firman Allah Swt Surat Al Baqarah 183. Terjemahan ayat tersebut yakni “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

“Jadi sangat jelas bahwasanya ibadah puasa yang kita lakukan memiliki keutamaan dengan menghantarkan kita menuju derajat ketakwaan. Karena orang yang paling mulia di sisi Allah Swt adalah orang yang senantiasa bertakwa (Qs. Al-Hujurat ayat 13),” terang Mahyeldi sewaktu mengisi Kultum sebelum salat zuhur di Masjid Ukuwah Balai Kota Padang, Senin (6/5).

Dikatakannya, ibadah puasa adalah sebab terbesar munculnya ketaqwaan dalam diri seorang hamba, karena didalamnya ada pelaksanaan perintah Allah Swt dan menjauhi larangannya. Hal itu pun diperkuat sesuai hadist Rasulullah yang berbunyi “Man shoma romadhona imanan wahtisaban ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih. Artinya, barang siapa yang berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka semua dosanya yang lalu akan diampuni.

“Tak hanya berpuasa di siang hari, pada malam-malam Ramadan pun kita juga diharapkan untuk mengisinya dengan shalat malam, tadarus, zikir dan lainnya,” tambahnya.

Mahyeldi pun mengungkapkan kisah Rasulullah Saw yang gemar melaksanakan ibadah iktikaf pada 10 hari terakhir di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini memilikibanyak manfaat baik untuk menjernihkan hati, menyibukkan diri secara utuh untuk ketaatan, meniru perilaku malaikat, dan sebagai upaya mendapatkan malam Lailatul Qadar.

“Secara umum keistimewaan sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan terletak pada keberadaan malam Lailatul Qadar yang memiliki nilai lebih baik dari seribu bulan. Jika Rasulullah SAW pada permulaan bulan Ramadhan memiliki intensitas yang tinggi dalam beribadah, maka pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, intensitas ibadah beliau meningkat berlipat-lipat.”

“Hal itu dikarenakan keutamaan yang dimiliki oleh sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan tersebut. Di samping itu kita tentu jangan sampai melakukan aktifitas kegiatan yang dapat mengurangi ibadah puasa Ramadan,” tandas wako mengakhiri kultum yang diikuti para pimpinan OPD dan ASN di lingkup peraktoran Balai Kota Padang itu