Headline

Mantan Bupati Dhamasraya, Marlon Martua dibekuk Tim Kejaksaan Tinggi

Detaksumbar.com- Mantan Bupati Dharmasraya, Marlon Martua Situmeang dibkuk tim Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat bersama tim Kejaksaan Agung, Kamis 27 September 2018 malam sekitar pukul 21.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta.

“Tadi malam kami telah mengamankan yang bersangkutan dan saat ini kami sedang dalam perjalanan menuju Rumah Tahanan (Rutan) Anak Air,” ujar Asisten Inteligen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Teguh Wibowo saat dihubungi, Jumat 28 September 2018.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mengamankan mantan Bupati Dharmasraya tersebut sesuai dengan petikan vonis dari Mahkamah Agung dalam khasasi yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kami melakukan eksekusi ini sesuai dengan vonis dari Mahkamah Agung dengan nomor petikan 171 K/Pid.Sus/2016 tanggal 12 April 2017,” lanjutnya.

Dalam vonis tersebut dinyatakan putusan pidana penjara enam tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsidier enam bulan penjara.

Dari rentetan kasus terkait Pembangunan RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya pada tahun anggaran 2009, Marlon yang masih menjabat sebagai bupati diduga melakukan tindak pidana korupsi.

Ia juga sudah pernah ditahan dalam hasil putusan Pengadilan Negeri Padang yang menyatakan bahwa dirinya divonis dengan hukuman satu tahun penjara.

Karena vonis yang dijatuhkan oleh hakim pada persidangan tahun 2015 lebih dari sepertiga tuntutan yang diajukan oleh JPU, maka dilakukanlah khasasi.

Terpantau, petikan vonis khasasi terhadap mantan Bupati Dharmasraya tersebut diterima oleh Kejaksaan pada Mai 2018 lalu.

“Terpidana ini ditangkap sesuai dengan Surat Permohonan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Nomor R-725/N.3/Dsp.4/08/2018 tanggal 31 Agustus 2018,” sambungnya.

Ia mengatakan, untuk keterangan dari terpidana tersebut, pjhaknya masih belum melakukan interogasi. “Saat ini kami masih melakukan pengecekan kesehatan terhadap yang bersangkutan dan setelah ini akan kami masukkan ke Rutan Anak Air,” tutupnya.