Pariwisata

Pantai Seribu Pohon, Jadi Referensi Liburan Keluarga di Pasaman Barat

Pantai Seibu Pohon, Pasaman Barat

Pasaman Barat – ‘Libur telah tiba, hore-hore, waktunya jalan-jalan.’ Kata-kata itu sering kita dengar dari anak-anak setelah menerima rapor sekolah. Beragam objek wisata alam di Sumatera Barat menjadi referensi orangtua dalam mengisi waktu liburan.

Salah satunya adalah objek wisata ‘Pantai Seribu Pohon’ yang berada di Jorong Pondok, Nagari Sasak Pasisie, Kecamatan Sasak Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Pantai ini dikenal karena ada ribuan pohon pinus di sekitar pesisir pantai yang telah ditanam sebelumnya beberapa tahun lalu oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Ribuan pohon pinus di pantai seribu pohon.

Pemandangan Pantai Seribu Pohon dinilai bagus oleh sejumlah wisatawan, salah satunya, Dila, wisatawan domistik yang berasal dari Kota Bukittinggi.

“Saya baru pertama kali kesini, jika kita lihat pantainya cukup bersih, pesisir pantainya luas, lahan parkir mobil banyak, selain itu dilengkapi dengan pondok-pondok untuk bersantai serta dilengkapi pedagang makanan dan minumannya,” ujar Guru Bahasa Inggris di SMP Islam Al-Azhar Bukittinggi.

Saya pikir lanjut Dila, objek wisata ini bisa menjadi referensi bagi para orangtua untuk pergi berlibur bersama anak-anak. Rabu, (23/12).

Sementara itu kata Julisna (Ina), yang juga berprofesi sebagai Guru Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Azhar Bukittinggi menambahkan, kalau bicara pantai di Sumatera Barat, sering kita dengar Pantai Padang, Pantai Pariaman tapi cobalah datang ke Pantai Seribu Pohon yang di Pasaman Barat pasti ada yang beda.

Selain pantainya cukup bersih, alamnya indah, orang disekitar bersahabat, pantainya terasa adem karena dilindungi ribuan pohon pinus di pesisir pantai, pokoknya baguslah.

“Makanya kita bawa teman-teman kesini, agar mengenal pantai di Pasaman yang tidak kalah indah dari pantai Bali, ya kan. Kebetulan saya juga berasal dari Pasaman Barat,” seloroh Ina.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gusniwati, “Saya rasa objek wisata ini sangat bisa jadi referensi bagi para orangtua untuk pergi berlibur. Selain lokasinya bagus, banyak pilihan permanan bagi anak-anak.”

Cuma saja, deru ombak pantai seribu pohon ini tidak bisa dikalahkan dengan jenis permainan lain, buktinya pas liat air laut, anak-anak langsung mandi. Ya, begitu lah, ujarnya.

Kita memang sengaja pergi Kabupaten Pasaman Barat ini untuk mengajak anak-anak liburan. Kalau kita hitung-hitung waktu tempuh dari Kota Bukittinggi kesini sekitar 3-4 jam. Agenda kita hanya liburan saja, ternyata pantainya cukup terawat dan cukup bersih. Ya Okelah, kata Guru IPS di SMP Islam Al-Azhar Bukittinggi.

Lanjut Gusniwati, ya bagi saya tidak ada salahnya objek wisata ini kita jadikan referensi tujuan wisata bagi para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Mudah-mudahan semakin ramai, semakin semarak dan lebih terkenal lagi Pantai Seribu Pohon yang ada di Pasaman Barat.

Kesan takjub dan haru saat berlibur dengan suami tercinta di Pantai Seribu Pohon di Pasaman Barat, Suri, seorang staf Administrasi Al-Azhar Bukittinggi menegaskan, “Iya betul itu, sebagai bangsa Indonesia harus bangga dengan kekayaan alam yang kita miliki.”

Objek wisata kita tidak kalah dengan objek wisata negara lain, tapi sayang sinyal hp tidak bagus disini. Sehingga kalau kita mau upload langsung di media sosial tidak bisa, sedih sih, it’s not right but it’s ok, ujarnya. (rir)