Kesehatan

Pasca Uji Swab, Puluhan Wartawan di Agam Luput Perhatian Pemkab

Wartawan Kabupaten Agam Usai Uji Swab

Agam – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Agam sangat Prihatin atas adanya Puluhan Wartawan yang bertugas diwilayah Kabupaten Agam menjalani Uji Swab setelah meliput acara pendaftaran calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam berapa hari lalu.

Sebelumnya, beredar berita bahwa terkonfirmasi ada dua calon Bupati Agam yang positif terpapar Covid-19. Setelah itu insan pers yang bertugas meliput acara itu langsung berinisiatif melakukan uji Swab massal dan saat ini masih menjalani isolasi mandiri sampai menunggu keluar hasil tes swabnya.

Sekretaris Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Agam, Honest Gian Saputra mengatakan bahwa persoalan puluhan wartawan yang ikut uji swab dan isolasi mandiri, hendaknya pemerintah kabupaten Agam dan Tim Gugus Tugas Covid19 harus memberikan perhatian pada mereka, bahkan berharap diberikan fasilitas yang sepatutnya.

“Sekurang-kurangnya berilah perhatian dan dalam bentuk lainnya. Karena selama ini wartawan di Agam selalu ikut serta untuk memberikan kontribusi dalam menyebarluaskan informasi terkait pemberitaan Covid19,” ujarnya.

Lanjut Honest, bahkan rekan-rekan jurnalis selalu ringan tangan untuk mengajak dan memberi kesadaran kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid19 sejak awal, seperti yang pernah dilaksanakan seperti bagi-bagi masker, di kantor sekretariat IWO Agam, Padang Baru, Lubuk Basung (9/9/2020).

Tidak hanya itu, hendaknya KPUD Kabupaten Agam juga bertanggung jawab tentang peristiwa yang juga menimpa puluhan wartawan di Agam tersebut. “Pihak KPUD jangan hanya diam, sekurang-kurangnya berilah perhatian, atau bertanya tentang keadaan wartawan yang menjalani uji swab itu, jangan hanya diam, seperti tidak ada kejadian saja,” ulas Honest.

Ditambahkan, menurut informasi yang diterima, hingaa kini belum ada perhatian khusus dari pemerintah daerah Kabupaten Agam, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Agam, dan juga dari KPUD Agam.

“Ini sangat disayangkan, kita selama ini kan bermitra, tapi perhatian demi perhatian belum ada terdengar bahkan terlihat sampai saat ini. Kita ini berharap adalah sedikit banyaknya perhatian terhadap teman-teman yang sedang menjalani isolasi mandiri, di Posko GTP2 Covid-19, di Kantor IWO, PWI bahkan ada dirumah masing-masing,” harapnya. (*)