Headline

Pembersihan Minyak Mentah Yang Tumpah Terus Dilakukan

DETAKSUMBAR.COM- Pasca peristiwa tumpahnya minyak mentah bahan baku mentega di pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Kamis 28 September 2017 kemarin. Marinir TNI Angkatan Lau (AL) bersama dengan masyarakat dan nelayan serta pihak PT Wira Innomas terus berupaya membersihkan tumpahan minyak tersebut.

“Proses pembersihan terus kita upayakan bersama dengan masyarakat, nelayan serta pihak perusahaan sendiri,” ujar Komandan Batalyon Marinir Padang Mayor Marinir Tri Yudha Ismanto, Sabtu 30 September 2017 sore.

Dia mengatakan, saat sekarang ini sudah 85 persen tumpahan minyak mentah bahan baku mentega di area pelabuhan Teluk Bayur ini terangkat. Dan disampaikannya, mereka akan terus melakukan upaya pembersihan secepat mungkin.

“Saat ini sudah 85 persen tumpahan minyak yang sudah berhasil kita angkat. Kita bersama masyarakat, nelayan dan pihak perusahaan memastikan proses pembersihan akan selesai 3 hari kedepan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pasca tumpahnya minyak mentah bahan baku mentega, diarea pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat. Marinir Lantamar II Padang,  mulai melakukan pembersihan bersama masyarakat Nelayan, Jumat 29 September 2017.

Meski tumpahan minyak tersebut menyelimuti sebgian kawasan dermaga, namun belum mengganggu aktifitas dermaga. Kebocoran tangki Palm Fatty Acid Destillate atau bahan baku mentah Margarine dan sabun milik Pt.Wira Innomas,yang berada dikawasan industri pelabuhan teluk bayur.

Kebocoran bahan baku minyak mentah pembuatan margarine ini  terjadi, pada tangki timbun nomor empat belas milik pt tersebut dan diduga kebocoran pipa yang terjadi akibat getaran gempa yang akhir-akhir ini sering terjadi di Kota Padang.

Tangki yang memuat sekitar tujuh ratus ton lemak minyak mentah mengakibatkan tekanan pada bocoran semakin kuat sehingga dengan cepat menyebar ke perairan pelabuhan.

Menanggapi hal tersebut, puluhan personil gabungan dari Bataliyon Marinir Lantamal II Padang, Masyarakat dan Nelayan dengan cepat melakukan pengangkatan tumpahan lemak minyak bahan baku margarine dari perairan meski hanya dengan cara manual.(*)