Headline

Sumbar Provinsi Pertama di Indonesia Mempunyai Regulasi Tentang Desa Adat

DetakSumbar.com- Sumbar tetapkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Nagari menjadi peraturan daerah (Perda) melalui rapat paripurna DPRD yang berlangsung, Jumat sore sampai tengah malam (29/12).

Ketua Tim Pembahasan Ranperda Nagari, Aristo Munandar mengatakan, dengan ditetapkannya Ranperda nagari menjadi Perda, Provinsi Sumbar merupakan provinsi pertama atau satu-satunya yang mempunyai regulasi tentang desa adat.

Berhubung ranperda ini merupakan satu-satunya di Indonesia dalam penyusunannya tentu menemui banyak kendala. Salah satu kendalanya adalah belum banyaknya aturan lebih tinggi yang dapat dijadikan acuan dalam penyusunan Ranperda. Karena masih satu-satunya, jelas Aristo, meskipun telah jadi Perda masih sangat terbuka sekali Ranperda ini akan terus disempurnakan.

Sementara, lanjut dia, sewaktu pembahasan sendiri Komisi I telah melakukan berbagai pertemuan dan diskusi dengan pemuka adat, tokoh masyarakat, bundo kanduang, kalangan perguruan tinggi dan lain-lain.

“Perumusan Ranperda nagari dilakukan dengan memperhatikan perkembangan di tengah masyarakat. Karena dari itu dalam pembahasan dilakukan dengan melibatkan pemuka adat, tokoh masyarakat dan perguruan tinggi,” ujar Aristo.

Ditambahkannya, kedudukan Perda Nagari ke depan sangat strategis untuk mengembalikan jati diri nagari sebagai penyelenggara pemerintahan.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano yang bertindak memimpin rapat paripurna mengatakan, pertimbangan untuk segera menetapkan Ranperda Nagari menjadi Perda adalah, karena regulasi merupakan wujud perjuangan masyarakat adat Minangkabau menghidupkan kembali norma dan nilai adat. Secara yuridis ranperda ini merupakan prasyarat bagi pemerintah kabupaten/kota melahirkan ranperda sejenis.

“Ditetapkannya Ranperda nagari menjadi Perda merupakan bagian upaya bersama dari pemerintahan provinsi untuk membangkitkan kembali norma dan hukum adat yang saat ini mulai berkurang,” tegas Arkadius.

(Buana)