Headline

Ribuan Kader Demokrat Solok Senam Sehat Bersama MYD

Solok, Februari
Kunjungan silaturahmi Anggota DPR Ir. H. Mulyadi alias MYD ke berbagai tempat di Kabupaten Solok sepanjang hari Minggu (23/2) lalu, dimanfaatkan hampir seribuan orang kader Partai Demokrat (PD) untuk bersenam sehat bersama. Mereka bergembira ria di areal Kolam Pancing Istana, Nagari Talang.

“Kita ada komunitas senam sehat di puluhan nagari, jumlah ribuan emak-emak. Sekarang sebagian kumpul karena tahu Pak Mulyadi datang. Mereka senang karena Pak Mulyadi makin disukai banyak orang di Sumbar,” kata Agus Syahdeman, SE., yang sehari-hari Ketua DPD Partai Demokrat Kab. Solok menyambut.

Di hadapan emak-emak Solok ini, Ir. H. Mulyadi yang tampil dengan busana casual yang santai, mengatakan bahwa pada bulan September 2020 Sumatera Barat dan juga Kabupaten Solok akan memilih pemimpin. Emak-emak sangat memiliki peran strategis untuk menentukan siapa yang akan terpilih. “Saya mengajak supaya emak-emak jangan golput. Mari bersama kita pilih pemimpin yang jelas sosoknya, jelas kerjanya sudah terbukti, sosok yang amanah bukan yang ingkar janji,” kata Ir. H. Mulyadi, yang sehari-hari adalah Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar.

Menurut Ir. H. Mulyadi, dirinya akan makin sering berkunjung ke pelosok Sumbar untuk menyerap apa harapan masyarakat, khususnya emak-emak. Karena yang paling dikeluhkan saat ini adalah rendahnya pendapatan, sulitnya lapangan kerja dan tidak stabilnya harga bahan pokok. Ini mestinya menjadi perhatian utama pemimpin Sumbar ke depan.

Bagi Ir. H. Mulyadi, jabatan yang diamanahkan masyarakat adalah ladang perjuangan. Buktinya, selama tiga periode menjadi Anggota DPR, sangat banyak dana pusat berupa pembangunan yang dibawa Ir. H. Mulyadi ke Sumbar. Salah satu yang fenomenal adalah dana penyelesaian Jembatan Layang Kelok 9 di Kab. 50 Kota.

Perjuangan Ir. H. Mulyadi yang lain untuk Sumbar adalah peningkatan jalan Tapan-Batas Bengkulu, jalan Manggopoh-Simpang Empat, rehab ribuan unit rumah tidak layak, ribuan konverter kit untuk mesin tempel nelayan, bantuan lampu jalan tenaga surya, dan penggelontoran dana PPIP ke jorong-jorong. Paling tidak semua proyek pembangunan itu nilainya mencapai Rp6 triliun.

Proyek-proyek pembangunan itu oleh Ir. H. Mulyadi bukan untuk membanggakan diri. Bukan pula memperlihatkan kehebatan. “Saya berjuang di DPR dan inilah sebagian bukti bahwa amanah masyarakat telah dijalankan,” kata Ir. H. Mulyadi, yang disebut sebut calon kuat pasca Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (*)