Headline

Sampah di Sungai Nyalo Heboh di Facebook, Ini Klarifikasi Ketua NTC Sumbar

DETAKSUMBAR.COM- Soal sampah di Sungai Nyalo Kawasan Mandeh membuat heboh di Facebook dan sejumlah grup Whatsapp. Kritikan terhadap sampah tersebut diunggah pertama kali oleh pemilik akun Facebook Syafria Wati. Dalam tulisannya, Syafria Wati mengkritik Komunitas Mobil Nissan Terrano yang sedang gathering di kawasan Sungai Nyalo.

“Datang rombongan mobil Terrano yang membawa keluarga untuk berwisata kesini, setelah itu mereka membawa makanan, minuman dan snack, setelah selesai makan mereka bukan peduli dengan sampah yang mereka bawa,” tulis Syafria Wati yang diupload 30 Oktober lalu.

Tulisan tersebut membuat netizen berkomentar, ada yang membela ada yang mengkritik tulisan itu. Hingga Rabu (1/11) pagi 245 komentar membanjiri tulisan itu.

Bahkan salah satu anggota Nissan Terrano Club mengancam akan melaporkan tulisan tersebut ke polisi.

Menanggapi polemik ini Ketua Umum Nissan Terrano Club, Rahmat Iskandar, mengklarifikasi pernyataan tersebut. Rahmat menyebut tidak ada kejadian anggota NTC membuang sampah di lokasi wisata tersebut.

“Pada hari Minggu, NTC memang menggelar gathering di Sungai Nyalo, tapi kita tidak membuang sampah sembarangan. Pada saat itu, kami sedang memperbaiki mobil yang sedang rusak, sambil minum kelapa muda, kelapa yang masih berisi diletakkan di lapangan tak jauh dari mobil,” Jelas Rahmat Iskandar.

“Pada saat itu datang seorang ibu ibu yang kami tidak kenal sambil marah marah dan membuang kelapa muda ke dalam tong sampah, anggota kami jelas terkejut,” lanjutnya.

Menurut Rahmat, setiap gathering yang digelar NTC punya kode etik, yaitu dilarang meninggalkan sampah di lokasi acara. Sebelum pergi dari lokasi, anggota NTC membersihkan sampah yang ditinggalkan.

“Kami NTC sangat paham dengan menjaga kebersihan, khususnya di objek wisata. Kami sangat peduli dengan lingkungan, jadi kronologis yang ditulis di Facebook tersebut, tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” Jelas Rahmat.

Nissan Terrano Club, merupakan komunitas yang sangat peduli terhadap pariwisata. Di Sungai Nyalo dan Kawasan Mandeh, bukan daerah baru bagi anggota NTC.

“Di kawasan mandeh, kita terlibat aktif dalam penanaman terumbu karang, NTC juga pernah membagikan sembako dan bantuan untuk anak anak Sungai Nyalo, kami dan warga sudah seperti saudara,” Kata Rahmat Iskandar.

Selain itu terkait kepedulian NTC terhadap pariwisata, NTC adalah salah satu komunitas yang aktif mempromosikan pariwisata sumbar. Pada kegiatan ulang tahun NTC 1 Desember lalu. Komunitas Nissan Terrano dari berbagai daerah di Indonesia menggelar touring keliling objek wisata di Sumatera Barat selama satu minggu. Touring ini diikuti puluhan peserta dari provinsi lain.

“Terkait dengan polemik di Medsos, saya berharap tidak usah diperpanjang, segala kritikan jangan sampai menghujat, mari kita bergandengan tangan untuk memajukan pariwisata Sumatera Barat,” Harap Rahmat Iskandar. (*)