kemendes

Seribu Lima Ratus Anak-anak di Kota Padang Ikuti Perlombaan Mewarnai

DETAKSUMBAR.COM,PADANG – Sebanyak 1500 anak-anak dari berbagai Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se Kota Padang, Sumatera Barat mengikuti lomba mewarnai Pascola tingkat nasional, Rabu (30/8).

Lomba yang berjudul “Ceria Warna Nusantara” itu digelar oleh Standarpen, sebuah produsen peralatan menulis yang telah berdiri sejak tahun 1962. Mengenalkan peralatan mewarnai merek Pascola, lomba tersebut mengusung misi pengenalan budaya nusantara kepada anak-anak.

Asisten Marketing Manager PT Standarpen Industries, Shara Christanti menjelaskan, tema tersebut diangkat sebagai bentuk kepedulian Standarpen terhadap budaya Indonesia yang kaya warna.

“Dengan lomba ini, kami ingin mengenalkan budaya, ikon nusantara yang berbeda-beda dan berwarna,”katanya.
Dia menambahkan, mewarnai merupakan salah satu pendidikan dasar bagi anak-anak dalam menambah wawasan sekaligus mengasah motorik untuk berkreasi. Dengan mengusung tema budaya, kegiatan itu sekaligus mengenalkan kepada anak-anak tentang budaya nusantara.

Menurutnya, tahun ini Standarpen menggelar lomba di 16 kota dengan mengangkat ikon dari Sumatera, Jawa dan Bali. Untuk Sumatera, ikon yang dipilih adalah Rumah Adat dan Pakaian Adat Minangkabau, ikon dari Jawa adalah Candi Borobudur dan adat Jawa serta Bali ikonnya adalah adat Bali.

Untuk Rumah Adat dan Pakaian Adat Minangkabau diperlombakan di kota-kota seperti Padang, Batam, Medan, Makasar, Balikpapan dan sebagainya. Sementara Candi Borobudur diperlombakan di Kota Semarang dan Adat Jawa di Jogjakarta.

“Sedangkan untuk Adat Bali diperlombakan antara lain di Kota Tangerang, Jakarta dan Surabaya,” ujarnya.
Lomba Mewarnai Ceria Warna Nusantara digelar Standarpen sejak April hingga berakhir Agustus 2017 ini. Menurut Shara, Kota Padang merupakan kota terakhir dari rangkaian kegiatan lomba tersebut.

Menyoal hadiah, dia menyebutkan, Juara I untuk masing-masing kota akan diajak berwisata ke Bali bersama keluarga selama 3 hari 2 malam.

Acara ini berlangsung semarak di hadiri oleh seluruh orang tua peserta dan masyarakat yang ikut menyaksikan dan menunggu selesainya perlombaan di luar aula pertemuan gedung rangkayo basa yang di daulat sebagai tempat berlangsungnya iven yang berkala nasional itu. (buana)