Pilkada

Tim Pilkada Komnas HAM RI Tindak Lanjuti Laporan Fauzan Haviz

Fauzan Haviz

Bukittinggi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia (RI), Perwakilan Sumatera Barat, akhirnya menanggapi surat pelaporan Fauzan Haviz terkait penetapan calon kepala daerah kota Bukittinggi yang diusung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bukittinggi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bukittinggi.

“Surat tersebut baru saya terima pada tanggal 1 Oktober 2020 kemarin. Berdasarkan nomor surat 98/P/3.5.2/IX/2020, per tanggal 23 September 2020, yang ditandatangani langsung oleh Sultanul Arifin, Kepala Komnas HAM RI, Perwakilan Provinsi Sumatera Barat,” kata Fauzan Haviz, Sabtu, (03/10).

Surat Balasan Komnas HAM RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat

Saat ini, pihak Komnas HAM telah membentuk Tim Pilkada Komnas HAM RI yang bertempat di Jakarta. Berdasarkan kasus yang dilaporkan maka kasus tersebut akan ditangani oleh Tim Pilkada Komnas HAM RI.

Dalam isi surat tersebut, pihak Komnas HAM menerangkan akan menindak lanjuti penanganan kasus yang saya laporkan terkait penetapan calon kepala daerah kota Bukittinggi yang telah diusung DPD PAN Bukittinggi oleh KPU Bukittinggi.

“Saya menginginkan agar kebenaran aturan berpolitik dan berdemokrasi sesuai dengan asas Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER) ini jelas. Jangan terlalu banyak intrik dalam menjalankan demokrasi. Saya hanya ingin menuntut kebenaran, tidak ada niat yang lain dalam suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini,” tegasnya.

Kedepannya, lanjut Fauzan, bagi instansi penyelenggara pemilu bisa melaksanakan sesuai aturan yang jelas agar masyarakat bisa memilih kepala daerah yang patut dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga dampaknya, kehidupan bernegara ini lebih bagus dan lebih baik kualitasnya, ujarnya. (rir)