Headline

Tourism Development Centre Universitas Andalas gelar Konferensi International Pariwisata Berkelanjutan di Daerah Rawan Bencana

Detaksumbar.com- Dalam merespon isu isu tentang overtourism, proteksi lingkungan pada daerah rawan bencana Tourism Development Centre (TDC) Unand berinisiatif untuk mengadakan konferensi internasional dengan judul Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Daerah Rawan Bencana pada 1 Oktober 2019.

Memilih Bukittinggi sebagai tempat penyelenggaraan guna mendukung Bukittinggi sebagai salah satu kota penyelenggaran pertemuan, insentif, konferensi (MICE) terbaik di Sumatera serta menguatkan kota ini sebagai tujuan destinasi wisata Indonesia.

Konferensi ini mengundang keynote speaker pakar pariwisata berkelanjutan dunia, Prof Noel Scott dari University of Sunshine Coast, Australia yang juga merupakan pembicara di forum UNWTO, Dr Lynn I Ling Cheun pakar pariwisata mindfulness dari Dong Hwa National University Taiwan, serta Dr Hariyadi Sukamdani ketua PHRI nasional yang juga merupakan owner Sahid Group serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kota Bukittinggi. Konferensi ini diharapkan memberikan pencerahan dan solusi terkait pembangunan pariwisata berkelanjutan pada daerah rawan bencana, seperti Sumatera Barat.

“Walaupun tema konferensi kita khusus dan fokus pada bidang pariwisata, antusiasi peserta dari universitas dalam negeri seperti Universitas Indonesia, Padjajaran dan universitas terkemuka lainnya cukup tinggi, termasuk dari Malaysia, Korea dan lainnya.

Konferensi ini akan berbeda dengan lainnya, karena kita akan tampilkan atmosfir  pariwisata yang unik dan menampilkan aspek heritage kota Bukittinggi dengan memilih venue di Istana Bung Hatta dalam penyelenggaraan” ucap Dr Maruf sebagai chairman dari konferensi ini.

“Setelah sukses untuk launching buku CreaTourism: mendukung pariwisata berkelanjutan tahun 2017, tahun ini kita mencoba melakukan kontribusi scientific lain dengan mengadakan International Conference dan mengundang minat akademis untuk menyumbang pemikirannya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan, terutama konsep ini diharapkan untuk dapat menjadi inspirasi pengembangan pariwisata khususnya Sumatera Barat” tutup Sari Lenggogeni, Direktur Tourism Development Centre Universitas Andalas.