Headline

Tujuan, Suara dan Nama-Nama Dalam Isi Rekaman Jelas PNS Bukittinggi Terlibat

Kuasa Hukum Martias-Taufik, Zulfahmi SH dan M. Ifra Fauzan SH

Bukittinggi – Seolah ini adalah rapat kordinasi dan konsolidasi tim pemenangan pasangan bakal calon (balon) kepala daerah yang digelar oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi dalam rangka memetakan pontensi kantong-kantong suara pemilih di wilayah Kota Bukittinggi.

Pemufakatan rencana pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat untuk pendaftaran pasangan balon kepala daerah, petahana ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, yang digelar oleh jajaran PNS Kota Bukittinggi diduga setingkat Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala Dinas, jelas tujuan, suara dan nama-namanya.

Kekecewaan ini diungkapkan oleh salah satu kuasa hukum Martias Tanjung-Taufik Dt. Laweh, M. Ifra Fauzan, SH melalui saluran telepon usai melaporkan Ke Bawaslu Kota Bukittinggi tentang adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pasangan petahana mengerahkan sejumlah PNS Kota Bukittinggi dalam rangka pengumpulan KTP masyarakat. Senin, (05/08).

“Tentu hal ini menjadi salah satu penyebab Tidak Memenuhi Syarat (TMS)-nya KTP yang dikumpulkan paslon klien kami di KPU. Sehingga salah satunya, atas dasar itu kami membuat laporan ke Gakkumdu,” ujarnya.

Lanjut Ifra Fauzan, isi rekamannya terkait tujuan pengumpulan KTP,  suara, nama-namanya jelas kok, lalu mengapa Gakkumdu menganggap laporan ini tidak memenuhi syarat formil.

Ketika ditanya detaksumbar.com siapa dan apa saja penggalan isi percakapan rekaman yang menjurus pengumpulan KTP?

Kemudian Ifra menjawab, dalam percakapan berdurasi 19 menit 25 detik dalam penggalan isi rekaman diduga ada suara YK, MB, ZB, AA, TY, lalu kami menduga kuat suara YK, dalam isi rekaman berbunyi,
JADI.. TERIMA KASIH BU TATI, TAPI YANG PENTING ADA UPAYA DARI KITA SEMUA, APA YANG BISA KITA LAKUKAN… YOO KALAU DARI IBU TATI PAKAI BAHASO TUBUH SILAHKAN, KALAU JO YANG LAIN, LAIN LO DEK NYO. BAA CARONYO TU TASARAH CARO WAK SURANG.

MAO BAHASO TUBUH, MAO PENDEKATAN FACE TO FACE, MAO LAPAU KA LAPAU TASARAH, TASARAH DEK WAK SURANG, BERBAGAI CARO. TAPI YANG JELAS TENTU HARUS ADA (KTP). TAPI NAN BIAS TATAP ADO.

PAHAMI KONDISI LAPANGAN, PAHAMI SIAPA YANG JADI GARAPAN AWAK, YA TERSERAH, JO PAK LAIN LO DEK INYO, PAK DATUAK LAIN LO DEK INYO, PAK BAYU LAIN LO DEK INYO. YA SILAHKAN.

CUMA YANG PERLU KITA KETAHUI ADALAH PETANYO WAK TAU. SARIBU NAN WAK DAPEK TANTU NAN SARIBUNYO ALUN TANTU DEK WAK SADONYO, JAN MANGGARAMI LAUIK.

SAYA INGIN MENYAMPAIKAN BAHWA HARAPAN DARI PAK WALI TENTU KITA BERSAMA BISA TURUT MEMBANTU BELIAU. AWAK MANGUMPUAN KTP-KAN DIBAYIA TU.

Semetara itu saat dihubingi melalui telepon atau Whatapp terhadap Sekda Pemko Bukittinggi, Yuen Karnova, untuk memohon izin wawancara terkait adanya laporan Martias Tanjung ke Bawaslu tentang rekaman audio yang isinya diduga keterlibatan sejumlah PNS Pemko Bukittinggi serta isi rapat yang membahas pola/pemetaan pengumpulan KTP masyarakat di Kota Bukittinggi, hingga berita ini terbit, belum ditanggapi. (rir)